User:Lexi

From OpenStreetMap Wiki
Jump to: navigation, search

SKENARIO RENCANA KONTIJENSI BANJIR KELURAHAN TARUS, KECAMATAN KUPANG TENGAH, NTT

NAMA

remi
email: remi_cor@yahoo.com
Username OSM:remicornelis

LOKASI PEMETAAN

Lokasi pemetaan yang dipilih adalah Kelurahan Tarus, kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT. Kelurahan tarus memiliki jumlah penduduk 410 kk, yang tersebar pada 16 RT dan 8 RW dengan luas wilayah 4.23 km^2.
Hasil wawancara dengan masyarakat kelurahan Tarus disekitar sungai manikin, bahwa mereka sering mengalami gangguan ketika musim hujan, terutama karena sebagian besar permukiman terletak dekat muara sungai sehingga limpasan banjir terkadang membuat mereka terpaksa mengungsi ke tempat lain walaupun ada beberapa daerah yang berdekatan dengan sungai tetapi karena kondisi topografi tidak terkena dampak banjir.
hal inilah yang menyebabkan diperlukan suatu pemetaan untuk membantu menata permukiman disekitar sungai mengingat semakin padatnya permukiman.

METOLOGI PENGUMPULAN DATA

Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan survey lapang menggunakan GPS, walking paper, formulir survey dan alat tulis. Daerah pemetaan memiliki gambar citra satelit yang cukup baik sebagai berikut:

File:Fotosatelittarus.png

Pengumpulan data dilakukan pada hari Selasa, 4 April 2013. Kondisi saat itu cukup cerah.Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan plotting titik-titik rumah. Kemudian dilakukan digitasi dengan memperkirakan besar bangunan melalui software JOSM.

HASIL PEMETAAN

Dengan dilakukan pemetaan ini, didapatkan banyak objek bangunan yang dapat digunakan sebagai data Exposure untuk penyusunan Rencana Kontijensi banjir yang terjadi di Kelurahan TARUS.Sebelum dilakukan pemetaan, hanya sedikit objek bangunan yang telah terdigitasi pada OSM.Setelah dilakukan pemetaan, dapat dilihat pada screenshot bahwa objek bangunan telah banyak yang terdigitasi pada OSM.
Berikut ini ada screenshoot daerah Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi sebelum dan sesudah dilakukan pemetaan:
Kondisi awal Tarus1.jpg      Updatemaptarus1.jpg
                  ;           kondisi awal                                                                                                       kondisi terakhir


DOKUMENTASI PELAKSANAAN SURVEY

Fotosurveytarus41.jpg   Fotosurveytarus31.jpg

Fotosurveytarus11.jpg   Fotosurveytarus21.jpg

ANALISIS

Analisis skenario rencana kontjensi banjir di Kelurahan Tarus dilakukan dengan membuat simulasi banjir sungai Manikin meluap sejauh 10 meter, 30 meter, dan 50 meter.
Oleh karena itu, data hazard diperoleh dengan melakukan buffer sungai Manikin, kemudian buffer tersebut ditandai sebagai wilayah rawan banjir. Dengan bantuan InaSAFE, maka kita akan dapat mengetahui jumlah bangunan yang terdampak.

Berikut ini adalah hasil pemodelan dan perkiraan dampak dengan InaSAFE.

Skenario 1: Air dari Sungai Manikin meluap hingga 10 meter dari bantaran sungai Manikin

PETABANJIRTARUS 10m1.jpg
Untuk skenario 1 yakni banjiDari 150 bangunan, terdapat 10 bangunan yang terdampak (ditandai dengan warna merah pada peta). Sedangkan 140 bangunan lainnya tidak terdampak (ditandai dengan warna hijau pada peta). maka dari 200 bangunan, semuanya aman, atau tidak mengalami genangan. Hal tersebut dapat terlihat pada peta dampak banjir diatas.

Skenario 2: Air dari Sungai Manikin meluap hingga 30 meter dari bantaran sungai Manikin

PETABANJIRTARUS 30m1.jpg

Untuk skenario 2 yakni genangan banjir dari bantaran sejarak 30 m dari sungai Manikin maka dari 200 bangunan, terdapat 18 bangunan yang terdampak (ditandai dengan warna merah pada peta). Sedangkan 182 bangunan lainnya tidak terdampak (ditandai dengan warna hijau muda pada peta).

Skenario 3: Air dari Sungai Manikin meluap hingga 50 meter dari bantaran sungai Manikin.

PETABANJIRTARUS 50m1.jpg

Dari 200 bangunan, terdapat 59 bangunan yang terdampak (ditandai dengan warna ungu pada peta). Sedangkan 149 bangunan lainnya tidak terdampak (ditandai dengan warna hijau muda pada peta).