User talk:Yd1ddl

From OpenStreetMap Wiki
Jump to: navigation, search

Tugas Mandiri Kandidat TOT OSM dan QGIS
NAMA
Dadan Dany Dipoera
Username OSM
Dadan Dany Dipoera
email:dadandany75@gmail.com
tweeter:dadan_smr
utusan:Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat


LOKASI PEMETAAN

Wilayah yang menjadi lokasi pemetaan yaitu Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Propinsi Jawa Barat. Kecamatan Jatiasih terletak di Kota Bekasi bagian , dengan luas wilayah luas wilayah : 2.324,921 Ha, berpenduduk 169.289 Jiwa, Kepala Keluarga 45.851 Jiwa,97 RW dan 608 RT Hampir seluruh wilayah Kelurahan Jatirasa seringkali terendam banjir dalam 2 tahunan atau banjir besar antara 5-6 tahunan. Hal ini disebabkan luapan Sungai Cikeas dan Cileungsi, yang merupakan batas alam sebelah timur antara Kelurahan Jatirasa dengan Kecamatan Bojong kulur Kabupaten Bogor. Hal ini juga disebabkan adanya perubahan penggunaan tatalahan dalam waktu 20 tahun terakhir. Karenanya diperlukan adanya pemetaan potensi ancaman bahaya banjir serta upaya penanggulangannya .

Dnp.jpg Hunian 3.jpg

METODOLOGI PENGUMPULAN DATA

Pengumpulan data dilakukan dengan survey lapang selama beberapa hari dengan memanfaatkan Waliking papes, dan GPS, baik Tracking GPS Garmin Colorado untuk marking rumah dan titik banjir dan Garmin Nuvii pada kendaraan untuk memudahkan mendapatkan line jalan dan saat cuaca hujan Untuk mengetahui perubahan kondisi geografis dan perubahan penggunaan lahan, pengumpulan data disertai dengan menggunakan

  • peta topografi skala 1:250.000 tahun 1968,
  • Peta rupa bumi Bakosurtanal skala 1:25000 produksi tahun 1990 dan
  • peta rupa bumi Bakosurtanal 2010 serta
  • peta Administrasi Kecamatan JatiAsih, Kota Bekasi.

Proses digitasi peta menggunakan JOSM dengan citra satelit Bing dan didukung dengan Foto Satelit Google earth serta peta jalan raya streetdirectory.

File:Jt asih cs.jpg Citra Satelite

Jt asih bw.jpg Batas Wilayah Administrasi

Jt asih pt.jpg Peta Jalan


Perbandingan Peta peruntukan Lahan di Kelurahan Jatirasa

Screecshoot OSM sebelum dan sesudah proses digitasi Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 4 , 8 dan 12 April 2013. dengan berbagai kondisi baik cerah, hujan dan berawan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan marking titik-titik rumah. Kemudian dilakukan digitasi denganmemperkirakan besar bangunan melalui software JOSM. Bangunan Umum diupayakan didapatkan data yang lebih detail dibandingkan dengan Bangunan Hunian

Alat Kerja Pemetaan Walking Papers GPS Situasi dan kondisi geografis Kelurahan Jatirasa Setelah didapat peta digitasi, langkah selanjutnya membuat analisa kontijensi bencana banjir yang sering menerjang Kelurahan Jatirasa. Data bangunan terpapar dan posisi perumahan berada diantara kelokan Sungai, Pola aliran Sungai yang berkelok-kelok serta data elevasi tanah dari peta rupa bumi sangat membantu dalam melakukan analisa ancaman bahaya banjir dengan curah air yang berbeda.

HASIL PEMETAAN

ANALISIS

Analisa Histori Pemanfaatan lahan Peta Rupa Bumi menunjukan adanya perubahan peruntukan lahan dari daerah genangan air sebelum tahun 1968 kemudian berubah menjadi sawah tadah hujan dan sawah irigasi sampai awal tahun 1990an. Dan seiring kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal lahan kemudian menjadi areal perumahan mulai pertengahan tahun 1990an. Perubahan ini menyebabkan berkurangnya daerah resapan air dan menjadikan luapan air sungai akan mencari daerah baru yang bisa menampungnya sebelum mengalir ke laut

Analisa areal ancaman bahaya banjir Analisa anacaman banjir dilakukan dengan mempehatikan garis-garis bekas tergenangnya air di tembokdan wawancara dengan masyarakat, serta analisa garis kontur pada peta rupa bumi. Pembuatan tanggul hampir sepanjng Sungai Cileungsi sangat membantu masyarakat terhindar dari banjir, namun hampir setiap tahun selalu terjadi adanya tanggul yang jebol. Sehingga analisa banjir tahunan mengesampingkan adanya tanggul sungai. Volume air sungai yang melebihi ketinggian tanggul dapat menyebabkan cepatnya air masuk ke wilayah pemukiman dan lambat untuk kembali ke sungai. Upaya yang telah dilakukan masyarakat di wilayah Kelurahan Jatirasa diantaranya membuat sodetan sungai untuk memperlancar arus air serta lebih banyak lagi yang meninggikan lantai dan bangunan, terutama di kawasan komersial, Sekolah dan rumah-rumah yang hampir selalu terdampak banjir tahunan.

ANALASA BAHAYA BANJIR DENGAN INA SAFE

Analisa ancaman bahaya banjir dengan menggunakan bantuan garis kontur diharapkan dapat lebih akurat. Sehingga dengan bantuan software inasafe dapat mengetahui jumlah dan jenis bangunan yang terdampak banjir ahunan maupun banjir 5 tahunan.

Dengan pemodelan seperti di atas, dapat diketahui ancaman bahaya banjir sebagai berikut : Analisa Ancaman bahaya banjir 2 tahunan

  • Areal terdampak berada di 9 titik
  • Bangunan yang kemungkinan terendam banjir terdiri dari
  • Bangunan hunian 595 unit dari 1677 unit
  • Bangunan Umum 22 unit dari 66 unit
  • Total bangunan terendam 716 unit dari 1744 bangunan

Analisa Ancaman bahaya banjir 5-6 tahunan

  • Areal terdampak berada di 10 titik
  • Bangunan yang kemungkinan terendam banjir terdiri dari
  • Bangunan hunian 1261 unit dari 1677 unit unit
  • Bangunan Umum 55 unit dari 66 unit bangunan
  • Total 1316 unit dari 1744 bangunan