User:Ar-rahman

From OpenStreetMap Wiki
Jump to: navigation, search

Peserta Latihan

Abd. Rachim
Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Kabupaten Wajo - Sulawesi Selatan
User OSM: ar-rahman
rahim_unhas@yahoo.com


Lokasi Survey dan Pemetaan

Wilayah yang menjadi lokasi proyek pemetaan yang diambil sebagai contoh adalah di Kelurahan Padduppa, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan.
Fokus pemetaan di wilayah sekitar Lapangan Merdeka Sengkang. Lokasi ini berdekatan dengan aliran Sungai Walennae yang setiap tahun terjadi luapan air yang menyebabkan wilayah ini banjir setiap tahunnya.
Ketinggian banjir tahunan antara 50-100 cm, sedangkan untuk banjir 5 tahunan bisa mencapai 400 cm bahkan lebih.
Banjir di wilayah ini selalu mendapat perhatian setiap tahunnya karena berada di pusat kota,kantor pemerintahan dan perekonomian.


File:Lokasi survey.png
Gambar Lokasi Survey
Sumber : Bing Imagery JOSM


Metodologi Pengumpulan Data

Pengumpulan data lapangan dilakukan dengan cara :

  • Menggunakan Walking Paper

Pengumpulan dengan menggunakan bantuan walking-paper ini untuk memastikan jenis, tipe, fungsi dll dari bangunan yang ada di lapangan/ lokasi survey. Walking Paper.png
Gambar Data Walking-paper 4°08'26"S, 120°01'50"E
Sumber : print-out dan diolah kembali

  • Data Dokumentasi Lapangan dan Data GPS

Bahan Survey.JPGDokumen Laporan.JPG
Alat yang Digunakan
Sumber : dokumentasi user

  • Data BPBD Kabupaten Wajo

Dokumentasi Bahan Survey


Dokumentasi Lokasi Survey

Statik.tempo.co.jpg
Gambar : Daerah Pasar Mini Sengkang
Sumber : Koleksi Pribadi

Proses Digitalisasi Peta

Digitalisasi peta.jpg
Gambar : Digitasi Peta pada JOSM
Sumber : Olah Peta


Analisis Bencana Banjir

Data yang sebelumnya diimput pada JOSM kemudian di unduh kembali untuk mendapatkan data dalam bentuk format *.shp dari hot-export yang nantinya digunakan untuk menganalisa menggunakan QGIS dan InaSAFE

Hot 3.png



hasil unduhan berupa format shapefile untuk kemudian di olah di quantum QIS PETA OLAH.png
Gambar : Hasil Peta
Sumber : Diolah pada QGIS -- Composer


Peta grid.png
Gambar : Hasil Peta
Sumber : Diolah pada QGIS -- Composer

Skenario Terjadi Banjir Tahunan
Berdasarkan informasi dan data yang diperoleh, maka skenario analisis banjir tahunan pada lokasi survey disusun sbb :

  • Ketinggian air 100 cm dengan prediksi air sungai akan meluber sampai 120 meter dari Sungai dan 50 meter dari kanal

Dengan menggunakan perintah buffer untuk menentukan jarak terpapar 100 meter dari sungai dan 50 meter dari kanal

Area terdampal.png
Gambar : Hasil Peta
Sumber : Diolah pada QGIS -- Composer

Setelah dilakukan buffer kemudian kedua wilayah terpapar tersebut dijadikan menjadi satu sebagai wilayah yang terpapar oleh banjir.

Hasil dari area terdampak banjir ini yang akan digunakan sebagai data Hazard pada InaSAFE sebagai area yang terpapar bencana banjir.

Pada proses megedit / memasukkan luas area yang akan dianalisis terjadi kesalahan yang belum terpecahkan.
Fiel calculator.png
Gambar : Kesalahan yang muncul pada Attribute table
Sumber : Diolah pada QGIS

  • Analisa Menggunakan InaSAFE

Data yang digunakan sebagai data Exposure adalah data bangunan, jalan dan jembatan sedangkan yang digunakan menjadi data hazard adalah prediksi banjir pada sungai dan kanal yakni buffer 120 meter dari sungai dan buffer 50 meter dari kanal

Catatan Eror yang didapat pada saat dilakukan analisa (run analisys) pada InaSAFE
Analisa 1.jpg
Gambar : Eror
Sumber : Diolah pada QGIS Plugin InaSafe


HASIL YANG DIHARAPKAN TIDAK TERCAPAI... KESALAHAN YANG DITEMUKAN PADA :
attribute table editing, sehingga pada proses analisis tedak dapat dilakukan secara sempurna :)Italic text

Dokumentasi Bencana

Beberapa rekaman dokumentasi bencana banjir yang terjadi rentang waktu tahun 2011-2012 yang diakibatkan meluapnya aliran sungai Walennae Sengkang
Arr rumah panggung.JPGArr ruko.JPGArr mobil.JPGArr 1.JPG
Gambar : Dokumentasi Banjir di Kabupaten Wajo tahun 2012
Sumber : Dokumentasi BPBD Kabupaten Wajo

Banjir siwa.JPG
Gambar : Dokumentasi Banjir di Kabupaten Wajo tahun 2012
Sumber : Dokumentasi BPBD Kabupaten Wajo