User talk:Afdal fajri salim

From OpenStreetMap Wiki
Jump to: navigation, search


SKENARIO BANJIR KELURAHAN LUBUK BUAYA KECAMATAN KOTO TANGAH, KOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT

NAMA
Afdal Fajri Salim
username osm  : afdal fajri salim



LOKASI PEMETAAN
Pemetaan dilakukan di lokasi Perumahan Lubuk Intan dan Perumahan Rumah Potong Hewan di Kelurahan Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Sumatera Barat.

Dalam kurun waktu selama musim hujan melanda Kota Padang, salah satu wilayah yang rentan mengalami banjir adalah Kelurahan Lubuk Buaya yang tepatnya berada pada Perumahan Rumah Potong Hewan dan Perumahan Lubuk Intan. Dari data yang didapatkan, banjir yang paling parah menerpa wilayah ini adalah pada tahun 2008 dan banjir terakhir terjadi pada tahun 2012 silam dengan tinggi permukaan air hingga setinggi atap rumah warga.



METODOLOGI PENGUMPULAN DATA

Data exprosure didapatkan melalui hasil digitasi yang dilakukan pada software JOSM. Data exprosure ini juga didapatkan melalui survey dan pengambilan data yang dilakukan user di lapangan selama satu hari. Namun karena server hot-export.geofabrik.de mengalami gangguan, user memperoleh data exprosure dengan cara digitasi langsung pada software QGIS.

Data hazard didapatkan melalui digitasi pada software QGIS yang diperoleh dari data-data banjir yang menerpa wilayah ini pada tahun 2012 silam.



HASIL PEMETAAN

Di bawah ini merupakan (QGIS, Via OpenLayersPlugin) tampilan daerah yang belum didigitasi.

Before.png
Gambar 1. Sebelum Didigitasi


Di bawah ini merupakan (QGIS, Via OpenLayersPlugin) tampilan daerah setelah didigitasi.

File:After21.png
Gambar 2. Setelah Didigitasi


Pada server Openstreetmap, daerah ini juga belum didigitasi. Tetapi, sebelum user melakukan digitasi pada QGIS, user telah terlebih dahulu melakukan digitasi pada server OpenStreetmap.



DOKUMENTASI PELAKSANAAN SURVEY

Doku1.jpg
Gambar 3.Perumahan Rumah Potong Hewan

Dok2.jpg
Gambar 4. Perumahan Rumah Potong Hewan

Foto0691.jpg
Gambar 5. Sungai Batang Kandis

Foto0695.jpg
Gambar 6. Jalan Adinegoro



ANALISIS

Analisa dilakukan dengan cara membuat skenario berdasarkan data banjir yang menerpa wilayah ini pada tahu 2012 silam.

File:After run.png
Gambar 7. Tampilan daerah yang digenangi air

Terlihat pada peta, daerah terdampak yang merupakan genangan air (polygon berwarna ungu) yang berasal dari Sungai Batang Kandis berjarak tidak teratur. Hal ini dikarenakan daerah yang digenangi oleh air ini memiliki ketinggian yang lebih rendah dibandingkan dengan ketinggian air pada Sungai Batang Kandis saat mengalami peluapan. Selain curah hujan yang memperngaruhi ketinggian air sungai, air laut yang berasal dari muara sungai ini juga mengalami pasang naik sehingga ketinggian air semakin tinggi.

Gorong.png
Gambar 8. Jalur Air

Dari peta kita dapat melihat titik hitam ini. Menurut data di lapangan, ini merupakan sebuah gorong-gorong atau jalur air yang berada di pinggir jalan yang bertujuan untuk jalur perlintasan air yang berasal dari badan jalan. Namun, air yang melintasi gorong-gorong ini membawa butiran pasir, secara bertahap, butiran pasir mengendap pada bagian gorong-gorong ini dan mengakibatkan gorong-gorong ini menjadi dangkal. Fakta ini mengakibatkan daya tampung gorong-gorong mengalami kekurangan dan pada musim hujan air yang akan mengalami pengeluapan dan menutup bagian badan jalan.

Jika kedua fakta di atas terjadi secara sekaligus, maka dapat diketahui bahwa daerah terdampak ini akan digenangi oleh air dengan waktu yang cukup lama dan ketinggian yang cukup menakutkan bahkan lebih. Karena, air yang melewati gorong-gorong ini dengan debit yang tinggi (dikarenakan hujan), air akan meluap pada badan jalan. Di waktu yang bersamaan, air di Sungai Batang Kandis mengalami pengeluapan dan menggenangi Perumahan Rumah Potong Hewan Dan Perumahan Lubuk Intan. Air dari Batang Kandis ini akan melintasi sebagian wilayah Perumahan Rumah Potong Hewan untuk menuju ke gorong-gorong (titik A) yang merupakan lintasan air terdekat (hal ini disebabkan karena ketinggian daerah yang rendah) dan mengakibatkan air dari gorong-gorong dan Sungai Batang Kandis berkumpul pada bagian jalan. Dan kejadian ini mengakibatkan bagian badan jalan akan tergenang semakin tinggi dalam waktu yang cukup lama.

Sintax21.png
Gambar 9. Peta Terdampak Banjir

Setelah menjalankan plugin inasafe, didapatkan bangunan yang terendam oleh air adalah 172 (polygon berwarna merah) dan 230 bangunan (polygon berwarna hijau) dinyatakan aman dari daerah genangan banjir.


Pranala Luar

Kompas.com. 2012. 900 Rumah Terendam Banjir [1]