User talk:Bayubudi i

From OpenStreetMap Wiki
Jump to: navigation, search

SKENARIO BANJIR RT 01/RW16 KEL. SURAU GADANG, KEC. NANGGALO, KOTA PADANG

NAMA

Bayu Budi Irawan
Username OSM: Bayubudi_i

LOKASI PEMETAAN

Lokasi pemetaan berada pada RT 01/RW 16 Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.
Lokasi ini merupakan sebahagian kecil dari komplek Perumahan yang di kawasan Siteba, dimana lokasi ini sering terjadi Banjir Genangan jika terjadi hujan ringan.
Adapun banjir genangan yang terdapat pada lokasi tersebut mempunyai ketinggian antara 30-50 cm, sehingga cukup mengganggu aktivitas masyarakat.
Hal ini dikarenakan pada sistem drainase pada lokasi ini tersumbat, Berikut ini ditampilkan kondisi eksisting dengan gambar citra satelit.


File:Photo Udara.jpg


METODOLOGI PENGUMPULAN DATA

Sebelum melakukan survey ke lapangan dilakukan persiapan yaitu melakukan identifikasi lokasi dan pembuatan kuisioner survey yang memuat atribut yang diharapkan termasuk Jalan dan Bangunan serta fasilitas umum lainnya. Selanjutnya dilakukan pengambilan data dilakukan pada hari Rabu, 3 April 2013.
Pengambilan data ke lapangan dilakukan dengan menggunakan Walking Paper untuk area yang akan dipetakan.


HASIL PEMETAAN

Secara umum kondisi eksisting pada lokasi ini telah dipetakan dan hanya terdapat sedikit penambahan/pengurangan.
Namun yang berbeda adalah informasi mengenai objek peta tersebut dimana belum banyak objek bangunan yang belum teridentifikasi.
Berikut ini adalah screenshoot kondisi daerah sesudah dilakukan pemetaan:
Kondisi setelah pemetaan.jpg
                                                                                                           


DOKUMENTASI PELAKSANAAN SURVEY

Berdasarkan hasil survey lapangan dapat dilihat bahwa pada lokasi tersebut tidak mempunyai saluran drainase yang tidak memadai.
Selain itu, kondisi ini diperparah dengan kondisi saluran yang terdapat semak belukar yang dapat mengganggu sirkulasi air.
sehingga jika terjadi hujan ringan menyebabkan terjadi banjir genangan.
Kondisi eksisting lokasi.jpg


ANALISIS

Analisis data dilakukan dengan menggunakan software QGIS dan InaSAFE.
Analisis dengan QGIS digunakan untuk mengedit perkiraan daerah yang terdampak oleh bencana dalam hal ini bencana banjir.
Sedangkan InaSAFE berguna dalam estimasi jumlah sarana dan prasarana area terdampak seperti bangunan.
Untuk Data hazard diperoleh dengan membuat area dengan poligon untuk landaan banjir, kemudian daerah tersebut ditandai sebagai daerah rawan banjir.
Berikut ini adalah hasil pemodelan dan perkiraan dampak dengan InaSAFE.

Skenario : Banjir genangan

Peta Wilayah Terdampak Banjir 1.jpeg
Dari 167 bangunan, terdapat 94 bangunan yang terdampak (ditandai dengan warna merah pada peta).
Sedangkan 73 bangunan lainnya tidak terdampak (ditandai dengan warna hijau pada peta).