User talk:Depci

From OpenStreetMap Wiki
Jump to: navigation, search

SKENARIO BANJIR KELURAHAN DADOK TUNGGUL HITAM, KECAMATAN KOTO TANGAH, KOTA PADANG

NAMA

Depci Ardadi
Username OSM: Depci

LOKASI PEMETAAN

Peta Pemetaan.jpg

Lokasi pemetaan berada di perbatasan tiga RT antara RT/2 RW/III dengan RT/5 RW/III dan RT/2 RW/IV Kelurahan Dadok Tunggul Hitam Kecamatan Koto Tangah Kota Padang.
Di beberapa tempat dilokasi ini sering terjadi banjir genangan, dengan ketinggian air antara 30cm sampai 50cm, sehingga meredam beberapa rumah masyarakat.
Banjir ini disebabkan karena kurang bagusnya saluran air serta diperparah dengan terdapatnya cekungan (dataran rendah) yang dijadikan tempat pemukiman masyarakat.
Banjir genangan ini akan terjadi apabila hujan lebat turun lebih dari 3 jam, maka air akan menumpuk pada daerah cekungan dan terus akan naik serta meredam rumah yang berada didaerah cekungan tersebut.
Oleh karena itulah, daerah ini perlu untuk dilakukan pemetaan dalam rangka mempersiapkan masyarakat untuk penanggulangan bencana banjir di masa yang akan datang.

METODOLOGI PENGUMPULAN DATA

File:Citra Satelit.jpg

Pengambilan data dilapangan dilakukan selama satu hari dengan memakai GPS dan kertas walking papers.
Data yang akan diambil dilapangan berupa data fungsi bangunan, struktur bangunan, data jalan serta treck jalan yang ada pada daerah tersebut.
Setelah semua data yang dibutuhkan telah lengkap diambil, maka baru lah dimulai melakukan digitasi dengan memakai program JOSM.

HASIL PEMETAAN

Sebelum.jpg        Sesudah.jpg
Sebelum                                                                                                                  Sesudah

Setelah dilakukan digitasi dengan cara memasukan semua data, baik itu data jalan, fungsi bangunan dan struktur bangunan yang didapat pada saat survey lapangan,maka dapat dilihat terjadinya perubahan pada peta seperti sreenshoot diatas
Data yang telah diupload pada JOSM ini, nantinya akan didownload lagi pada Hot Export untuk dijadikan data Exposure untuk pembuatan skenario banjir pada program InaSafe.

DOKUMENTASI PELAKSANAAN SURVEY

Foto-01.jpg     Foto-02.jpg

Foto-03.jpg     Foto-04.jpg

ANALISIS

Analisis dilakukan dengan cara membuat plotting daerah yang terdampak banjir dengan memakai program Qgis, data daerah terdampak banjir ini nantinya yang akan dijadikan data Hazard,sedangkan data bangunan yang didownload pada Hot Export akan dijadikan data exposure.
Dengan telah adanya data hazard dan data exposure baru dibuat skenario banjir dengan memakai program InaSafe, yang hasil akan terlihat jumlah bangunan yang terdampak banjir dan yang tidak terdampak banjir.

Berikut ini adalah hasil pemodelan dan perkiraan bangunan terdampak banjir dengan InaSAFE.
Hasil Inasafe.jpg
Dari 91 bangunan, terdapat 30 bangunan yang terdampak banjir (ditandai dengan warna merah), sedangkan 61 bangunan lainnya tidak terdampak banjir (ditandai dengan warna hijau).

Peta Wilayah Terdampak Banjir
Peta Daerah Terdampak Banjir.jpeg