Id:Jalan

Jalan
Jalan merupakan objek yang menghubungkan suatu lokasi ke lokasi yang lain. Jalan merupakan objek yang sangat penting untuk dipetakan. Dalam OpenStreetMap kita dapat menggambarkan jalan sesuai dengan jenis-jenisnya. Klasifikasi yang digunakan dalam menyususn jalan untuk Indonesia adalah dengan menggunakan klasifikasi dari Badan Informasi Geospasial dan Kementrian Pekerjaan Umum. Selain memetakan jenis jalan, kita juga dapat menambahka beberapa informasi penting seperti nama jalan, jumlah ruas jalan maupun kondisi jalan tersebut. Untuk lebih lengkapnya silahkan lihat di tabel di bawah ini:
| No. | Nama Objek | Jenis Objek | Deskripsi | Key | Value | Simbol di OSM | Foto |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1. | Jalan Tol | Jalan bernomor bebas hambatan. Khusus kendaraan roda empat atau lebih dan berbayar | highway | motorway | ![]() |
||
| 2. | Jalan Arteri Primer | Jalan raya yang telah dikembangkan dan diberi nomor, mirip dengan jalan tol. Biasanya jalan ini memiliki dua lajur untuk setiap arah, dan kedua arah lalu lintas tersebut sering kali dipisahkan secara fisik. | highway | trunk | ![]() |
[[|100px|center]] | |
| 3. | Jalan Arteri Utama | Jalan utama atau jalan raya bernomor yang sebagian besar menghubungkan provinsi maupun kabupaten. | highway | primary | ![]() |
[[|100px|center]] | |
| 4. | Jalan Arteri Sekunder | Jalan yang menghubungkan secara efisien antar pusat kegiatan wilayah atau menghubungkan antara pusat kegiatan wilayah dengan pusat kegiatan lokal | highway | secondary | ![]() |
[[|100px|center]] | |
| 5. | Jalan Kolektor Sekunder | Jalan penghubung (jalan masuk/keluar) yang menghubungkan jalan sekunder dengan jalan sekunder lainnya atau jalan kelas lebih rendah. | highway | secondary_link | ![]() |
[[|100px|center]] | |
| 6. | Jalan Lokal | Jalan umum yang berfungsi melayani angkutan setempat dengan ciri perjalanan jarak dekat, kecepatan rata-rata rendah. Sering menghubungkan kota-kota kecil. | highway | tertiary | ![]() |
[[|100px|center]] | |
| 7. | Jalan Kolektor Lokal | Jalan penghubung (jalan masuk/jalur masuk) yang menghubungkan jalan kelas tiga dengan jalan kelas tiga lainnya atau jalan kelas yang lebih rendah. | highway | tertiary_link | ![]() |
[[|100px|center]] | |
| 8. | Jalan Permukiman | Jalan yang berada di wilayah permukiman / perumahan | highway | residential | ![]() |
||
| 9. | Jalan khusus pejalan kaki | Jalan yang dikhususkan untuk pejalan kaki. Kendaraan bermotor tidak bisa lewat. Biasanya ditemukan di area perbelanjaan atau tempat wisata | highway | pedestrian | ![]() |
||
| 10. | Jalan Setapak | Jalan yang dapat dilewati oleh pejalan kaki ataupun kendaraan roda dua. Permukaannya biasanya terdiri dari tanah dan batu-batu kerikil. Jalan ini biasanya banyak terdapat di daerah pedesaan atau pegunungan. Lebarnya sekitar < 1.5 meter. | highway | path | ![]() |
||
| 11. | Jalan Pematang | Jalan-jalan untuk keperluan pertanian atau kehutanan yang seringkali tidak beraspal dan tidak terawat. | highway | track | ![]() |
||
| 12. | Jalan Layanan | Jalan yang dikhususkan untuk pelayanan tertentu. Biasanya terdapat di sekitar mal/gedung perkantoran dan sering ditemui di pinggir jalan tol (rest area). | highway | services | |||
| 13. | Gang | Jalan kecil yang ada di area permukiman. Lebar jalan antara 1.5 - 2 meter. Bisa dilewati oleh 1 mobil dengan kecepatan rendah. Untuk gang yang hanya bisa dilewati oleh motor (< 1.5 meter) silahkan gunakan Jalan Setapak | highway | living_street | ![]() |
[[|100px|center]] | |
| 14. | Jalan Lain | Jalan-jalan penghubung yang paling tidak penting dalam sistem jalan suatu negara – yaitu jalan-jalan kecil dengan klasifikasi di bawah tingkat tersier, namun yang berfungsi untuk tujuan selain akses ke properti. (Seringkali menghubungkan desa-desa dan dusun-dusun.)
Istilah ‘unclassified’ merupakan warisan historis dari sistem jalan Inggris dan tidak berarti bahwa klasifikasinya tidak diketahui; Anda dapat menggunakan tag highway=road untuk hal tersebut. |
highway | unclassified | ![]() |
Beberapa Atribut Informasi tambahan pada Jalan
Jika anda mengambarkan suatu objek dengan menggunakan atribut landuse maka sebaiknya anda menambahkan juga beberapa informasi yang terkait bangunan yang ada di bawah ini:
| No. | Informasi | Key | Value | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| 1. | Arah Jalan | oneway |
|
Informasi arah jalan dapat dituliskan tag seperti berikut oneway=yes jika jalan tersebut terbatas untuk 1 arah saja. Untuk informasi lengkapnya silahkan klik di sini |
| 2. | Layer (Tingkatan) | layer |
|
Informasi layer (tingkatan) jalan dapat dituliskan tag seperti berikut layer=1 artinya jalan tersebut berada 1 tingkat di atas jalan utama yang berada tepat di atas tanah atau layer=-1 artinya jalan tersebut berada 1 tingkat di bawah permukaan tanah. Untuk informasi lengkapnya silahkan klik di sini |
| 3. | Jumlah Ruas Jalan | lanes | User Defined maksudnya adalah value ditentukan oleh pengguna sesuai dengan jumlah ruas jalan yang ingin dipetakan. Rentang dimulai dari 1 hingga seterusnya | Satu jalan bisa terdiri dari 2 atau lebih ruas jalan. Biasanya ruas jalan ini ditandai oleh garis putih putus-putus. Sebagai contoh suatu jalan memiliki 3 ruas jalan maka Informasi jumlah ruas jalan dapat dituliskan tag seperti berikut lanes=3 Untuk informasi lengkapnya silahkan klik di sini |
| 4. | Lebar Objek | width | User Defined maksudnya adalah value ditentukan oleh pengguna sesuai dengan lebar jalan yang dipetakan. | Lebar jalan dapat juga dijadikan infromasi terhadap suatu objek garis baik itu jalan ataupun objek garis yang lain. Sebagai contoh suatu jalan memiliki lebar sebesar 10 meter maka dapat dituliskan tag seperti berikut width=10 Untuk informasi lengkapnya silahkan klik di sini |
| 5. | Permukaan Jalan | surface |
|
Permukaan merupakan jenis lapisan pada objek jalan / garis yang ingin kita petakan . Sebagai contoh suatu jalan memiliki permukaan aspal maka dapat dituliskan tag seperti berikut surface=asphalt Untuk informasi lengkapnya silahkan klik di sini |
| 6. | Kondisi Jalan | smoothness |
|
Kondisi Jalan merupakan kondisi permukaan jalan tersebut dimana biasanya dilihat dari kehalusan permukaan serta jenis kendaraan yang dapat melewati jalan tersebut. Sebagai contoh suatu jalan memiliki kondisi permukaan cukup halus tetapi masih terdapat lubang-lubang kecil seperti jalan di perkotaan. Jalan tersebut dapat kita tambahkan tag seperti berikut smoothness=intermediate Untuk informasi lengkapnya silahkan klik di sini |















