Id:Tag:place=city
| Deskripsi |
|---|
| Permukiman atau perkotaan terbesar dalam sebuah teritori |
| Penerangan dalam OSM Carto |
| Kelompok: places |
| Digunakan pada elemen ini |
| Kombinasi yang berguna |
|
| Lihat juga |
| Status: de facto |
| Alat untuk tag ini |
Gunakan penanda place=city untuk mengidentifikasi permukiman atau perkotaan terbesar dalam sebuah wilayah, termasuk ibu kota negara, negara bagian, dan provinsi, serta konurbasi penting.
Cara memetakan
Tempatkan sebuah simpul di tengah kota, seperti di alun-alun, kantor pusat pemerintahan, bangunan keagamaan penting, atau persimpangan jalan utama. Gunakan penanda place=city untuk simpul tersebut.
Penanda-penanda berikut harus diisi untuk simpul kota:
name=*: untuk nama kota, dalam bahasa utama yang digunakan di wilayah tersebut.population=*: untuk populasi kota atau kawasan metropolitan.wikipedia=*: tautan ke artikel proyek Wikipedia dalam bahasa utama yang digunakan di wilayah tersebut.wikidata=*: tautan ke butir Wikidata untuk kota ini.capital=yeshanya untuk ibu kota negara.- Gunakan
name:jv=*,name:su=*, dsb untuk nama kota dalam bahasa lainnya.
Tambahkan pula place=suburb dan place=neighbourhood dalam perkotaan tersebut jika ada.
Memetakan kota sebagai area
Beberapa pemeta memetakan kota dengan area, alih-alih menggunakan simpul. Namun, beberapa perkotaan umumnya tidak memiliki batasan yang dapat diverifikasi dan terdapat beberapa interpretasi mengenai batas perkotaan, lihat Key:place § Mapping populated places as areas. Metode pemetaan seperti ini juga menghilangkan informasi mengenai titik pusat suatu wilayah perkotaan yang penting untuk diketahui pengguna data, terutama untuk kepentingan pembuatan rute/navigasi. Apabila kawasan perkotaan merupakan status administratif yang memiliki batasan, batas wilayah tersebut dapat dipetakan secara terpisah menggunakan relasi boundary, ditandai dengan boundary=administrative + admin_level=*. Pastikan admin_level=* benar untuk kota di negara yang dimaksud.
Contoh
Berdasarkan sejarahnya di Inggris, dimana penanda permukiman dikembangkan, sebuah "town" adalah tempat yang memiliki pasar (amenity=marketplace), sedangkan sebuah "city" juga memiliki katedral dan piagam kerajaan. Namun, beberapa permukiman yang dianggap sebagai kota pada zaman dahulu sekarang justru lebih kecil dibandingkan "town." Untuk membantu pendataan mengenai besaran sebuah kota, gunakan penanda population=* untuk mendeskripsikan populasi dari sebuah kawasan perkotaan.
Pada beberapa wilayah, populasi sebuah permukiman digunakan untuk membedakan place=town dan place=city. Namun, praktik ini berbeda untuk tiap negara. Pada wilayah dengan permukiman yang tidak begitu padat, permukiman yang ditandai place=city bisa memiliki penduduk yang lebih sedikit dibandingkan wilayah yang padat.
Hingga pertengahan 2019, 63% place=city memiliki penanda population=* dengan median 130.000. Sebanyak 95% place=city memiliki population=* melebihi 20,000. Meskipun demikian, 13% memiliki nilai population=* antara 20.000 dan 50.000.
Konvensi tiap negara
Indonesia
Pada 2026, komunitas OSM Indonesia menerapkan pedoman yang menetapkan kriteria penggunaan place=city di luar kota otonom. Pedoman ini menganggap kota dengan pemerintahan otonom sebagai kondisi dasar yang sudah tepat untuk menggunakan place=city, yang mana fitur tersebut mewakili keseluruhan wilayah dan batas administratif kota. Pada kabupaten yang tidak memiliki kota otonom, penanda ini juga dapat digunakan untuk pusat kegiatan dan pemerintahan kabupaten, baik berupa satu kecamatan tunggal maupun kawasan perkotaan yang luasnya melebihi satu kecamatan, sebagai gabungan beberapa kecamatan dan/atau desa. Penentuan kecamatan atau kawasan mana yang memenuhi kriteria ini merujuk pada dokumen tata ruang seperti RTRW dan RDTR, bukan semata status administratif atau kesan subjektif tentang "keramaian" suatu tempat. Idealnya, satu kabupaten hanya memiliki satu fitur dengan penanda ini.
Ketentuan pedoman ini turut mengatur cakupan population=* agar konsisten dengan fitur yang diwakilinya, mengikuti apakah objek tersebut mewakili kota otonom, satu kecamatan, atau kawasan perkotaan lintas kecamatan, bukan menggunakan populasi seluruh kabupaten. Ketentuan ini penting karena ukuran label pada peta bergantung pada keakuratan cakupan data populasi yang ditandai.
Portugal
Pada 2021, komunitas OSM Portugal melakukan voting standarisasi berdasarkan data resmi dan terverifikasi. Di Portugal, cities, towns, dan villages ditentukan berdasarkan hukum. Definisi yang disetujui untuk tempat di Portugal dapat ditemukan di sini.
Lihat pula
place=town- tempat yang berukuran lebih kecil dibandingkanplace=citydan lebih besar dibandingkanplace=village.place=suburb- bagian dari kota yang memiliki identitas tersendiri
