Id:Tag:natural=tree

From OpenStreetMap Wiki
Jump to navigation Jump to search
natural = tree
Deskripsi
Sebuah pohon tunggal. Show/edit corresponding data item.
Penerangan dalam OSM Carto
Kelompok: natural
Digunakan pada elemen ini
may be used on nodesshould not be used on waysshould not be used on areasshould not be used on relations (except multipolygon relations)
Kombinasi yang berguna
Lihat juga
Status: approvedPage for proposal


Sebuah pohon tunggal, terkadang berdiri sendiri atau pohon yang didatakan.

Cara memetakan

Letakkan sebuah titik (node) node pada lokasi asumsi batang pohon dengan tag natural=tree.

Tag tambahan

  • leaf_type=broadleaved/needleleaved - menjelaskan tipe daun (berdaun lebar/berdaun jarum).
  • genus=* - nama ilmiah dari genus (bagian pertama dari nama ilmiah). Jika Anda menambahkan species=*, tag ini tidak wajib.
  • species=* - nama ilmiah dari spesies (populer dikenal sebagai nama Latin). Silakan gunakan namespace untuk bahasa lokal (lihat contoh).
    • species:wikidata=* — entri Wikidata yang dapat dibaca mesin dari suatu spesies. Nilainya harus sesuai dengan entri Wikidata, yang merupakan takson tumbuhan instance of (P31)=taxon(Q16521). Dalam hal ini, informasi mengenai takson induk, nama dalam bahasa-bahasa dunia, artikel Wikipedia, dan atribut lain yang spesifik bagi takson tersebut dapat diperoleh dari basis data Wikidata. Sebagai contoh, pohon linden akan memiliki deskripsi species:wikidata=Q158746, karena pengenal Q158746 merujuk pada spesies biologis Tilia cordata (Linden berdaun kecil). Di editor iD, pengenal disarankan saat Anda memasukkan nama takson dalam bahasa nasional. Di iD, ketika species:wikidata=* ditentukan, artikel Wikipedia dalam bahasa nasional akan dimuat secara otomatis. species:wikidata=* tidak menggantikan species=* tetapi melengkapinya untuk identifikasi spesies yang tidak ambigu. Oleh karena itu, isi kedua nilai tersebut.
  • taxon=* - nama ilmiah yang mendeskripsikan tingkat taksonomi apa pun, misal ordo, famili, genus, spesies, sub-spesies, atau kultivar.
  • sex=male/female - Beberapa spesies bersifat dioseus (berumah dua), artinya satu individu hanya memiliki bunga jantan saja atau betina saja. Contoh yang dikenal baik adalah semua jenis dedalu (Salix).
  • protected=yes/no - Beberapa pohon memiliki perintah pelestarian pohon, pohon-pohon ini dijaga oleh kelompok lokal atau dewan kota. Perlindungan ini dapat ditetapkan karena kepentingannya bagi komunitas lokal, spesies lokal yang dilindungi, menyediakan perlindungan, atau alasan lainnya.
  • circumference=* - untuk keliling batang (diukur pada ketinggian 1,3 meter di atas tanah). Jika tidak ada satuan yang diberikan, diasumsikan dalam meter.
  • diameter=* - Alternatif untuk keliling, yaitu diameter batang pohon yang diukur pada ketinggian 1,3 meter dari tanah. Ini secara konvensional dilakukan dalam arborikultur yang disebut Diameter setinggi dada (DBH). Jika tidak ada satuan yang diberikan, diasumsikan dalam milimeter. Lihat juga diameter:range=*. Harap dicatat bahwa diameter=* tidak hanya kurang populer dibandingkan circumference=* tetapi juga sulit diukur secara presisi, terutama pada pohon tua dengan diameter > 1m. Selain itu, diameter=* terkadang tertukar dengan diameter_crown=*. Oleh karena itu, pertimbangkan untuk menggunakan circumference=* sebagai gantinya. Diskusi terkait di forum komunitas.
  • est_height=* - estimasi tinggi pohon.
  • height=* - untuk tinggi sebenarnya. Lihat juga height:range=*.
  • diameter_crown=* - untuk diameter tajuk daun pohon (yaitu diameter silinder terkecil yang dapat menampung semua dahan, daun, batang, dan bagian atas tanah lainnya dari pohon tersebut). Jika tidak ada satuan yang diberikan, diasumsikan dalam meter.
  • leaf_cycle=deciduous/evergreen/semi_deciduous/semi_evergreen - menjelaskan fenologi daun (gugur/selalu hijau/semi-gugur/semi-hijau).

Lihat ide-ide lain yang belum didiskusikan di halaman deskriptor tanaman.

Daftar genus, siklus daun, dan tipe daun

Artikel utama: Daftar genus, siklus daun, dan tipe daun

Peringkat taksonomi "genus" dan "species" dari klasifikasi biologis (kerajaan → filum → kelas → ordo → famili → genus → spesies ...) digunakan untuk pohon di OSM, seperti pada contoh berikut:

genus spesies leaf_cycle=*
(gugur atau selalu hijau)
leaf_type=*
(daun jarum atau daun lebar)
genus=* genus:en genus:id species=* species:en species:id
Quercus Oak Ek Quercus ilex holm Oak Ek holm evergreen broadleaved
Platanus Plane Platana Platanus × hispanica London plane Platana London deciduous broadleaved

Pohon palem

"Pohon palem" adalah pohon dari keluarga Arecaceae. Belum ada konsensus komunitas tentang cara memberi tag pada pohon-pohon ini, meskipun beberapa tag yang berbeda telah digunakan. Sebagian besar tag ini secara teknis tidak tepat, karena palm bukan nama ilmiah dari pohon-pohon ini dan pohon palem adalah sebuah famili, bukan genus atau spesies. Lihat Pembicaraan:Tag untuk pohon Palem.

Empat tag yang paling umum, diurutkan berdasarkan popularitas kuncinya, adalah:

leaf_type=palm juga dipromosikan secara luas melalui penyuntingan mekanis yang kontroversial namun secara botani tidak tepat karena palem memiliki daun yang lebar.

Daftar semua tag tersedia di halaman taxon=Arecaceae

Penggunaan tag yang redundan

Banyak tag yang terkait dengan pohon dapat dianggap redundan karena dapat diturunkan dari tag lain. Hal ini terutama benar jika spesiesnya ditag (baik dengan species atau dengan taxon pada tingkat spesies atau di bawahnya), tetapi dalam banyak kasus juga jika hanya Genus yang ditag. Dalam kasus ini, properti berpotensi dapat diturunkan langsung dari spesies/genus/takson.

Namun, sering kali berguna untuk mempertahankan (bahkan menambahkan) nilai-nilai ini (misal: genus, leaf_type, leaf_cycle) karena alasan berikut:

  • Beberapa genera, terutama Ek (Quercus), memiliki spesies yang meranggas (deciduous) dan ada yang selalu hijau (evergreen). Jadi, kombinasi hanya dengan genus saja tidak memadai.
  • Pemeta awal mungkin tidak mengidentifikasi pohonnya secara spesifik, tetapi tahu bahwa pohon itu meranggas, dan identifikasi spesies ditambahkan kemudian.
  • Memudahkan penggunaan data untuk aplikasi yang tidak memerlukan nama botani yang presisi. Pencarian pada nama genus/spesies/takson tidak selalu semudah yang dibayangkan. Pohon mungkin memiliki nama generik yang sangat berbeda di berbagai negara, atau namanya mungkin telah berubah tetapi pemeta menggunakan bahan referensi yang lebih tua.
  • Pemeta tidak selalu mengidentifikasi pohon dengan benar. leaf_cycle & leaf_type lebih jarang terkena kesalahan.
  • leaf_type & leaf_cycle jauh lebih mudah diverifikasi di sebagian besar waktu dalam setahun. Beberapa identifikasi pohon akan memakan waktu lebih lama daripada yang diinginkan pemeta, tetapi perubahan yang jelas akan lebih mudah dikenali.

Subtag denotation untuk menunjukkan signifikansi

Sangat membantu untuk mendeskripsikan lebih lanjut konteks dan signifikansi sebuah pohon. Ini dapat digunakan pada beberapa peta untuk memperjelas penanda (landmark) dan menyamarkan atau melewati pohon-pohon yang tidak istimewa. Ada beberapa saran lebih lanjut untuk ini di halaman diskusi. denotation=* tampaknya banyak digunakan. Untuk menandai pohon monumental: tambahan monument=yes (bandingkan dengan historic=monument).

Barisan pohon (Tree rows)

Jika Anda ingin memetakan barisan pohon, lihat natural=tree_row. (Jika di sepanjang jalan, ini terkadang disebut "avenue", atau "allée".) Pendekatan ini juga dapat dikombinasikan dengan pemetaan pohon secara individu untuk detail lebih lanjut.

Bekas pohon

  • Anda dapat menandai pohon yang telah ditebang dengan natural=tree_stump untuk tunggul; misal untuk mengurangi kemungkinan pohon digambar ulang dari citra satelit yang sudah usang.
  • Ketika sebuah pohon tumbang di atas jalan setapak, ini dapat dipetakan dengan barrier=log. Namun, beberapa pohon tumbang menjadi penanda tersendiri, terutama jika sebelumnya merupakan denotation=natural_monument. Beberapa pemeta menggunakan natural=fallen_tree untuk memetakan pohon tumbang tersebut.

Contoh

Contoh pemberian tag

Pohon kenari (walnut biasa):

Pohon ek (spesies tidak diketahui):

Pohon spruce (spesies tidak diketahui):

Pohon birk (spesies tidak diketahui):

Palem kurma Pulau Canary:

Untuk pohon yang istimewa:

Contoh perwujudan (Rendering)

Rendering 2D

  • - ikon pohon umum yang digunakan di OpenStreetMap Carto (layer Standar)
  • - berdaun lebar
  • - selalu hijau
  • - palem (type=palm — tidak disarankan)

Perender dapat menggunakan satu simbol peta untuk jenis pohon apa pun. Jika simbol yang bergantung pada dedaunan (seperti di atas) ingin diterapkan, solusi termudah adalah mengevaluasi tag leaf_type=* dan leaf_cycle=*. Jika tag ini tidak diatur, Anda dapat menurunkannya dari genus. Genus adalah nilai dari tag genus=*. Genus juga merupakan bagian pertama (kata sebelum spasi pertama) dari nilai tag species=*.

Rendering 3D

Pohon dirender dalam 3D oleh:

  • F4 Map
  • OSM2World mendukung circumference=*, diameter=*, dan diameter_crown=* untuk pohon dan barisan pohon. Jika diameter tajuk dan tinggi diketahui, keduanya diperhitungkan untuk menskalakan pohon secara horizontal dan vertikal. Jika salah satu nilai hilang, nilai tersebut diestimasi berdasarkan nilai lainnya. Pohon default berdasarkan tekstur gambar tidak memungkinkan variasi diameter batang dan diameter tajuk secara independen, tetapi kodenya mendukung hal ini untuk model yang menggunakan geometri 3D alih-alih tekstur.
  • Urban Eye 3D akan mendukung pohon di versi 2.0.
  • Streets GL mengevaluasi nilai height=* saat merender pohon dan natural=tree_row, atau mengestimasinya melalui tag lain.

Evolusi penggunaan

Awalnya tag ini seharusnya hanya digunakan untuk pohon yang berdiri sendiri atau pohon yang penting (Karena tidak ada dalam nama tag itu sendiri yang menunjukkan bahwa itu tidak boleh digunakan untuk pohon biasa, maka tag ini digunakan untuk menandai pohon yang tidak berdiri sendiri maupun tidak penting - mengabaikan definisi di wiki).

Saat ini, tag ini umum digunakan untuk menandai pohon normal dan tag lain seperti denotation=* diperkenalkan untuk menandai bahwa pohon tersebut penting.

Lihat juga

Referensi